Selasa, 09 Agustus 2011

Aku Tidak Lebih Dulu ke Surga

•         Aku tidak tahu dimana berada. Meski sekian banyak manusia berada disekelilingku, namun aku tetap merasa sendiri dan ketakutan. Aku masih bertanya dan terus bertanya, tempat apa ini, dan buat apa semua manusia dikumpulkan. Mungkinkah, ah aku tidak mau mengira-ngira.

•         Rasa takutku makin menjadi-jadi, tatkala seseorang yang tidak pernah kukenal sebelumnya mendekati dan menjawab pertanyaan hatiku. "Inilah yang disebut Padang Mahsyar," suaranya begitu menggetarkan jiwaku. "Bagaimana ia bisa tahu pertanyaanku," batinku. Aku menggigil, tubuhku terasa lemas, mataku tegang mencari perlindungan dari seseorang yang kukenal. 

•          Kusaksikan langit menghitam, sesaat kemudian bersinar kemilauan. Bersamaan dengan itu, terdengar suara menggema. Aku baru sadar, inilah hari penentuan, hari dimana semua manusia akan menerima keputusan akan balasan dari amalnya selama hidup didunia. Hari ini pula akan ditentukan nasib manusia selanjutnya, surgakah yang akan dinikmati atau adzab neraka yang siap menanti.
•         Aku semakin takut. Namun ada debar dalam dadaku mengingat amal-amal baikku didunia. Mungkinkah aku tergolong orang-orang yang mendapat kasih-Nya atau jangan-jangan .........
•         Aku dan semua manusia lainnya masih menunggu keputusan dari Yang menguasai hari pembalasan. Tak lama kemudian, terdengar lagi suara menggema tadi yang mengatakan, bahwa sesaat lagi akan dibacakan daftar manusia-manusia yang akan menemani Rasulullah SAW di surga yang indah. Lagi-lagi dadaku berdebar, ada keyakinan bahwa namaku termasuk dalam daftar itu, mengingat banyaknya infaq yang aku sedekahkan. Terlebih lagi, sewaktu didunia aku dikenal sebagai juru dakwah. "Kalaulah banyak orang yang kudakwahi masuk surga, apalagi aku," pikirku mantap.

•         Akhirnya, nama-nama itu pun mulai disebutkan. Aku masih beranggapan bahwa namaku ada dalam deretan penghuni surga itu, mengingat ibadah-ibadah dan perbuatan-perbuatan baikku. Dalam daftar itu, nama Rasulullah Muhammad SAW sudah pasti tercantum pada urutan teratas, sesuai janji Allah melalui Jibril, bahwa tidak satupun jiwa yang masuk kedalam surga sebelum Muhammad masuk. Setelah itu tersebutlah para Assabiquunal Awwaluun. Kulihat Fatimah Az Zahra dengan senyum manisnya melangkah bahagia sebagai wanita pertama yang ke surga, diikuti para istri-istri dan keluarga rasul lainnya.

•         Para nabi dan rasul Allah lainnya pun masuk dalam daftar tersebut. Yasir dan Sumayyah berjalan tenang dengan predikat Syahid dan syahidah pertama dalam Islam. Juga para sahabat lainnya, satu persatu para pengikut terdahulu Rasul itu dengan bangga melangkah ke tempat dimana Allah akan membuka tabirnya. Yang aku tahu, salah satu kenikmatan yang akan diterima para penghuni surga adalah melihat wajah Allah. Kusaksikan para sahabat Muhajirin dan Anshor yang tengah bersyukur mendapatkan nikmat tiada terhingga sebagai balasan kesetiaan berjuang bersama Muhammad menegakkan risalah. Setelah itu tersebutlah para mukminin terdahulu dan para syuhada dalam berbagai perjuangan pembelaan agama Allah.

•         Sementara itu, dadaku berdegub keras menunggu giliran. Aku terperanjat begitu melihat rombongan anak-anak yatim dengan riang berlari untuk segera menikmati kesegaran telaga kautsar. Beberapa dari mereka tersenyum sambil melambaikan tangannya kepadaku. Sepertinya aku kenal mereka. Ya Allah, mereka anak-anak yatim sebelah rumahku yang tidak pernah kuperhatikan. Anak-anak yang selalu menangis kelaparan dimalam hari sementara sering kubuang sebagian makanan yang tak habis kumakan.

•         "Subhanallah, itu si Parmin tukang mie dekat kantorku," aku terperangah melihatnya melenggang ke surga. Parmin, pemuda yang tidak pernah lulus SD itu pernah bercerita, bahwa sebagian besar hasil dagangnya ia kririmkan untuk ibu dan biaya sekolah empat adiknya. Parmin yang rajin sholat itu, rela berpuasa berhari-hari asal ibu dan adik-adiknya di kampung tidak kelaparan. Tiba-tiba, orang yang sejak tadi disampingku berkata lagi, "Parmin yang tukang mie itu lebih baik dimata Allah. Ia bekerja untuk kebahagiaan orang lain." Sementara aku, semua hasil keringatku semata untuk keperluanku.

•         Lalu berturut-turut lewat didepan mataku, mbok Darmi penjual pecel yang kehadirannya selalu kutolak, pengemis yang setiap hari lewat depan rumah dan selalu mendapatkan kata "maaf" daribibirku dibalik pagar tinggi rumahku. Orang disampingku berbicara lagi seolah menjawab setiap pertanyaanku meski tidak kulontarkan, "Mereka ihklas, tidak sakit hati serta tidak memendam kebencian meski kau tolak."

•         Termasuk Manakah Anda ?
•         Jam dinding berdentang tiga kali. Aku tersentak bangun dan, astaghfirullah  ternyata Allah telah menasihatiku lewat mimpi malam ini. 
•         Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Hendaklah kamu semua menetapi solat malam, sebab yang demikian itu adalah perilaku orang-orang yang soleh sebelum kamu.” (HR Tirmidzi)
•          “Sesungguhnya dari sebahagian malam itu ada satu waktu yang tidak menyamai kebaikannya bagi seorang muslim untuk memohonkan sesuatu yang baik kepada Allah Ta’ala, melainkan Allah pasti akan mengabulkannya. Demikian itu ada pada setiap malam.” (HR Muslim)

•         “Dan pada sebahagian malam hari, sembahyang tahajudlah kamu sebagai satu ibadat tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat terpuji.” – (Surah al-Isra, ayat 79).


Selasa, 02 Agustus 2011

PELAJARAN KEPRIBADIAN RASULULLAH

Ma'rifat adalah modalku,
Akal pikiran adalah sumber agamaku,
Rindu kendaraanku,
Berzikir kepada Allah kawan dekatku,


Keteguhan perbendaharaanku,
Duka adalah kawanku,
Ilmu adalah senjataku,
Ketabahan adalah pakaianku,


Kerelaan sasaranku,
Faqr adalah kebanggaanku,
Menahan diri adalah pekerjaanku,
Keyakinan adalah makananku,


Kejujuran perantaraku,
Ketaatan adalah ukuranku,
Berjihad perangaiku,
Dan hiburan adalah dalam sembahyangku.


Pelajari kata-kata diatas satu persatu, maka akan anda temukan kunci dari semua landasan kepemimpinan Rasulullah, sehngga dia berhasil mencapai puncak tangga tertinggi kepemimpinannya.

Senin, 01 Agustus 2011

TENGADAH KE BINTANG BINTANG

Berilah hamba kearifan
Oh, Tuhan
Seperti sebuah teropong bintang

Tinggi mengatasi galaksi
Rendah hati diatas bumi

Bukankah manfaat pengetahuan
Penggali hakikat kehidupan?

Lewat mikroskop
atau teleskop

Bimbinglah si bodoh dalam menemukan;

Sebuah wujud maknawi
Dalam nisbian sekarang....

(by: Jujun S. Suriansumantri)


PUISI HASAN AL BASHRI

Aku tahu rizkiku tak mungkin diambil orang lain
Karenanya hatiku tenang

Aku tahu, amal-amalku tak mungkin dilakukan orang lain
maka, aku sibukkan diriku bekerja dan beramal

aku tahu, Allah selalu melihatku
Karenanya, aku malu bila Allah mendapatiku melakukan maksiat

Aku tahu, kematian menantiku
Maka, kupersiapkan bekal untuk berjumpa dengan Rabbku.




Sabtu, 30 Juli 2011

PADAMU TERDAPAT KENIKMATAN YANG BERLIMPAH

(By: Dr. Aidh al-Qarni)

Saudariku....
Sesungguhnya sesudah kesulitan ini ada kemudahan, setelah cucuran airmata akan terbit sebuah senyuman, dan setelah malam ada siang. Atas izin Allah, awan kesedihan akan sirna, pekatnya alam akan tersingkap, segala bencana pasti berakhir, dan setiap masalah akan teratasi.

Ketahuilah, sesungguhnya engkau akan selalu mendapat balasan terbaik dari-Nya. Bila engkau seorang ibu yang senantiasa mendidik anak-anakmu dengan baik dan benar, mereka kelak akan menjadi para pejuang, pembela, dan penegak agama Islam. Mereka juga akan selalu berdoa untukmu dalam sujud dan ibadah-ibadah malam mereka.  Adalah suatu kenikmatan yang luar biasa bila engkau menjadi seorang ibu yang penuh kasih sayang dan kelembutan. Engkau pun harus bangga dan tersanjung, bahwa ibu nabi Muhammad s.a.w. adalah sosok wanita yang berhasil menghadiahkan seorang pemimpin agung dan rasul yang mulia kepada segenap umat manusia.

Sesungguhnya engkau pun bisa menjadi seorang wanita bisa menjadi seorang penyeru kepada jalan Allah bagi wanita-wanita lain sesamamu. Yakni, dengan perkataan yang sopan, pelajaran yang baik, pernyataan yang tegas lagi benar, pembantahan secara baik-baik, dialog secara santun, akhlak yang mulia dan tingkah laku yang terpuji. Sesungguhnya dakwah seorang wanita dengan akhlak mulia dan amal-amal salehnya itu lebih efektif dari dakwah para orator dan guru. Berapa banyak wanita yang selalu tetap dikenang karena keteguhan agamanya, kesuciannya, hijabnya akhlak yang baik, kebaikan dalam bertetangga, dan ketaatannya pada suami. Bahkan, berapa banyak wanita yang keharuman kisah hidupnya terus dikenang, menjadi bahan nasihat dimajelis-majelis taklim dan panutan yang selalu ingin ditiru kaumnya.

Optimislah meskipun engkau berada di tengah-tengah badai yang menerjang!


Jumat, 29 Juli 2011

KIAT-KIAT MENJADI WIRAUSAHAWAN HANDAL

PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN
•      Istilah:
            - Wiraswasta?
            - Wirausaha
            Padanan Kata entrepreneur
•      Wira : Utama, Gagah, Luhur, Berani, Teladan, Pejuang
•      Swa : Sendiri
•      Swasta : Berdiri di atas kaki sendiri di atas kemampuan sendiri.
Pengertian Wirausaha
•      Wirausaha adalah orang yang memiliki sifat kewirausahaan, keberanian mengambil resiko, keutamaan, kreatifitas, dan teladan dalam menangani usaha atau perusahaan dengan berpijak pada kemauan dan kemampuan sendiri.
Motivasi berwirausaha  
•      Keinginan adanya tantangan
•      Kesempatan untuk mencapai tujuan tertentu
•      Keinginan untuk memuaskan kebutuha emosi, psikologis, dan kebutuhan uang.
Semangat Kewirausahaan yang perlu dimasyarakatkan
•      Kemauan kuat untuk berkarya dengan semangat mandiri
•      Mampu membuat keputusan yang tepat dan berani mengambil resiko
•      Kreatif dan inovatif
•      Tekun, teliti dan produktif
•      Berkarya dengan semangat kebersamaan dan etika bisnis yang sehat. 
8 Macam sebagai syarat pokok wirausaha sebagai kualifikasi dasar pengusaha yang baik dan handal
•      Memiliki rasa percaya diri dan sikap mandiri yang tinggi untuk berusaha mencari penghasilan dan keuntungan melalui perusahaan.
•      Mau dan mampu mencari dan menangkap peluang usaha yang menguntungkan serta melakukan apa saja yang perlu dimanfaatkannya
•      Mau dan mampu bekerja keras dan tekun dalam menghasilkan barang dan jasa serta mencoba cara kerja yang lebih tepat dan efisien.
•      Mau dan mampu berkomunikasi, tawar menawar dan musyawarah dengan berbagai pihak yag besar pengaruhnya pada kemajuan usaha terutama para pembeli/pelanggan (=memiliki salesmanship)
•      Menghadapi hidup dan menangani usaha dengan terencana, jujur, hemat dan disiplin
•      Mencintai kegiatan usahanya dan perusahaannya serta lugas dan tangguh tetapi cukup luwes dalam melindunginya.
•      Mau dan mampu meningkatkan kapasitas diri sendiri dan kapasitas perusahaan dengan memanfaatkan dan memotivasi orang lain serta melakukan perluasan dan pengembangan usaha dengan resiko yang moderat.
•      Berusaha mengenail dan mengendalikan lingkungan serta menggalang kerjasama yang saling menguntungkan dengan berbagai pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan
Kualifikasi Wirausaha yang Tangguh dan Unggul
A. Ciri dan cara wirausaha Tangguh
Ø   Berpikir dan bertindak strategis serta adatif terhadap perubahan
v   Dalam berusaha mencari peluang keuntungan termasuk yang mengandung resiko yang agak besar dan dalam mengatasi berbagai masalah
•      Selalu berusaha untuk mendapat keuntungan melalui berbagai keunggulan dalam memuaskan langganan.
•      Berusaha mengenal dan mengendalikan kekuatan dan kelemahan perusahaan serta meningkatkan kemampuan dengan sistem pengendalian intern
•      Selalu berusaha meningkatkan kemampuan dan ketangguhan perusahaan terutama dengan pembinaan motivasi dan semangat kerja, pemupukan modal.
B. Ciri dan cara wirausaha Unggul
•      Berani mengambil resiko serta mampu memperhitungkan dan berusaha menghindarinya
•      Selalu berupaya mencapai dan menghasilkan karya yang lebih baik untuk langganan, pemilik, pemasok, tenaga kerja, masyarakat.
•      Antisipasi terhadap perubahan dan akomodatif terhadap lingkungan
•      Kreatif , mencari dan menciptakan peluang pasar dan meningkatkan produktifitas dan efisiensi.
•      Selalu meningkatkan keunggulan dan citra perusahaan melalui investasi baru di berbagai bidang.
Ciri-ciri wirausahawan
•      Apakah wirausaha itu bakat atau dapat dipelajari?
•      Survei kepada wirausahawan, kapitalis, psikolog dan ilmuwan mengenai ciri wirausahawan yang sukses diperoleh 44 ciri, meskipun seseorang dapat memiliki salah satu sifat yag kuat dan lemah pada beberapa ciri.
Pikirkan bagaimana sifat-sifat berikut berhubungan dengan hidup anda
  1. Tujuan yang berkelanjutan
  2. Ketekunan
  3. Pengetahuan tentang bisnis
  4. Mengatasi kegagalan
  5. Percaya diri
  6. Mengambil resiko adalah biasa
  7. Memecahkan masalah
  8. Inisiatif
  9. Energik
  10. Kemauan untuk berkonsultasi kepada yang ahli
  11. Kesehatan fisik
  12. Kesehatan mental dan emosi
  13. Toleransi terhadap ketidak pastian
  14. Memanfaatkan masukan
  15. Bersaing dengan standart buatan sendiri
  16. Mencari tanggung jawab pribadi
  17. Upaya diri
  18. Kepandaian
  19. Keinginan untuk tidak tergantung
  20. Memanfaatkan imajinasi positif
  21. Mencapai tujuan
  22. Objektif
  23. Berorientasi pada tujuan
  24. Fleksibel
  25. Keinginan untuk mencipta
  26. Keterlibatan jangka panjang
  27. Percaya diri
  28. Komitmen
  29. Inovasi
  30. Gambaran jangka panjang
  31. Pandangan positif
  32. Pengetahuan teknis dan industri
  33. Hubungan antar  manusia
  34. Akses pada sumber keuangan
  35. Hasrat terhadap uang
  36. Kemampuan berfikir
  37. Kemampuan menjual
  38. Kemampuan berkomunikasi
  39. Keberanian
  40. Umur
  41. Latar belakang keluarga
  42. Latar belakang suku
  43. Latar belakang pekerjaan
  44. Latar belakang pendidikan 
  45. Merencanakan Usaha
•      Setiap timbul gagasan untuk mendirikan usaha akan selalu timbul pertanyaan: Usaha Apa??????
•      Kekeliruan memilih jenis usaha dapat menyebabkan kesulitan atau bahkan kegagalan
•      Banyak perusahaan baru terpaksa gulung tikar hanya karena salah memilih jenis usaha
•      Banyak pula kegagalan karena telah mengikuti keberhasilan orang lain atau keberhasilan daerah lain
•      Padahal, tidak semua jenis usaha cocok bagi seseorang cocok pula bagi orang lain
•      Usaha yang menguntungkan dimasa lalu belum tentu menguntungkan pula untuk masa mendatang
•      Jenis usaha yang berkembang disuatu daerah belum tentu pula dapat berkembang dengan baik didaerah lain
•      Karena itu, perlu dipertimbangkan secara matang jenis usaha yang akan ditekuni.
Jenis Usaha Jasa Komersial
  1. Jenis usaha perdagangan dan distribusi
•      Terutama bergerak dalam kegiatan memindahan barang dari produsen kekonsumen atau dari tempat yang surplus persediaannya ketempat yang membutuhkannya
•      Jenis usaha ini diantaranya bergerak dibidang pertokoan, warung, rumah makan, peragenan, Penyalur, pedagang perantara, dsb.
•      Komisioner dan makelar dapat juga dimasukkan dalam kegiatan perdagangan karena kegiatannya dalam jual beli barang.
2.      Jenis Usaha Produksi/Industri
•      Terutama bergerak dalam kegiatan proses pengubahan bahan/barang menjadi bahan/barang lain yang berbeda bentu dan sifatnya dan mempunyai nilai tambahan
•      Kegiatan ini dapat berupa produksi/industri pangan, pakaian, peralatan rumah tangga, kerajinan, bahan bangunan dll.
•      Kegiatan dalam bududaya sektor pertanian/perikanan/peternakan/perkebunan dan kegiatan penangkapan ikan termasuk dalam jenis usaha produksi
3.       Jenis Usaha Jasa Komersial
•      Bergerak dalam pelayanan atau kegiatan pelayanan atau menjual jasa sebagai kegiatan utamanya
•      Contoh: asuransi, bank, konsultan, biro perjalanan, pariwisata dll.
Kecenderungan Umum
Banyak faktor yang mendorong seseorang memilih usaha tertentu
1.      Cenderung ikut-ikutan atau latah
2.      Memilih karena sesuai dengan keterampilannya dengan maksud untuk memanfaatkan keterampilannya
*      Meskipun belum tentu semua itu cocok dan menguntungkan pada masa yang akan datang
*      Meskipun perlu banyak pertimbangan.
ž  Kecenderungan yang sering berhasil adalah dengan menggunakan kesempatan/peluang yang ada.
*      Contoh: Di daerah X ada pabrik pengawet ikan, memerlukan es batu dalam jumlah banyak. Pengawetan sementara ikan yang baru ditangkap. Ada peluang membuka pabrik es didaerah tsb. Karena sebelumnya es didatangkan dari luar daerah.
ž  Mencoba menggali kebutuhan-kebutuhan yang tersembunyi.
*      Contoh: Munculnya perusahaan makanan praktis yang mengandung vitamin untuk bayi.
Faktor-faktor yang menjadi dasar pertimbangan dalam memilih jenis usahaFaktor keuntungan
1.      Faktor penguasaan teknis
2.      Faktor pemasaran
3.      Faktor bahan baku
4.      Faktor modal
5.      Faktor resiko
6.      Faktor persaingan
7.      Faktor fasilitas dan kemudahan
8.      Faktor manajemen
9.      Faktor lain
Urutan tahap proses pemilihan untuk menyaring jenis usaha
•      Tahap I: menghubungi rekan-rekan untuk mendapatkan informasi tentang jenis barang atau jasa yang dibutuhkan dan seberapa banyak yang telah dipenuhi.
*                  Jika belum dipenuhi, bagaimana cara memenuhinya.
*      Usahakan agar mereka mengidentifikasinya secara jelas.
•      Tahap II: mencari informasi tentang jenis-jenis barang/jasa yang dibutuhkan tapi belum tersedia dipasar
•      Tahap III: Membuat beberapa pilihan jenis usaha yang mungkin dapat dilaksanakan
•      Tahap IV: Mengelompokkan pilihan-pilihan jenis usaha tersebut menurut kegiatannya
•      Tahap V: Menyingkirkan pilihan-pilihan yang tidak sesuai dengan keinginan tanpa melibatkan perasaan dan mengesampingkan pendapat-pendapat sanak keluarga yang mungkin mengganggu
•      Tahap VI: Menyingkirkan jenis-jenis usaha yang tidak menghadapkan problem-problem yang menjanjikan kesempatan-kesempatan dan imbalan-imbalan finansial atau sesuatu yang lain yang ingin diperoleh.
•      Tahap VII: Membicarakan kemungkinan-kemungkinan usaha yang direncanakan dengan pihak-pihak lain, seperti pengusaha setempat yang bergerak diberbagai jenis usaha, pejabat pemerintah atau pemuka masyarakat.
•      Tahap VIII: Menyeleksi dengan seksama dan cermat semua jenis usaha yang lolos penyaringan dengan menggunakan faktor-faktor pertimbangan diatas, objektif rasional dan sesuai dengan kemampuan yang ada.
Studi kelayakan dapat dilakukan dengan Analisa SWOT
Analisa SWOT:
S: Strenght (Kekuatan) Kekuatan yang dimiliki untuk dapat berhasil dalam menjalankan usaha.
W: Weakness (Kelemahan) Kelemahan yang dimiliki sehingga menjadi masalah dalam mencapai keberhasilan
O: Opportunity (Peluang) Peluang yang diperoleh dengan usaha yang akan dijalankan
T: Threat (Tantang) Tantangan yang akan dihadapi dalam menjalankan usaha yang pilih
Setelah dianalisa semua kriteria diatas anda dapat mengetahui apakah usaha yang dipilh layak dijalankan atau tidak.